Ditpolairud Polda Bengkulu Patroli ke Perairan Muara Dua, Nelayan Diimbau Bawa Life Jacket Saat Melaut

Penulis: Alfian Batubara  •  Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:08:01 WIB
Personel Ditpolairud Polda Bengkulu melaksanakan patroli rutin di perairan Muara Dua, Bengkulu.

BENGKULU — Tiga personel Ditpolairud Polda Bengkulu diterjunkan dalam patroli rutin tersebut, yakni Bripka Nanang, Bripda Febri, dan Bripda Bima. Mereka bertolak dari dermaga menggunakan KP XXVII-2002 pada pukul 09.05 WIB dan tiba di lokasi sekitar 25 menit kemudian.

Mengapa Nelayan Diminta Waspada?

Petugas menghentikan laju kapal di koordinat 3°51.908?S/102°16.929?E untuk mendekati anak buah kapal (ABK) yang sedang lego jangkar. Dalam pertemuan dialogis itu, Bripka Nanang menyampaikan bahwa karakteristik laut di wilayah ini berbeda dengan perairan dangkal.

"Perairan Bengkulu merupakan laut lepas yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia. Gelombang laut bisa tinggi dan cuaca dapat berubah sewaktu-waktu," ujar Bripka Nanang.

Imbauan yang Disampaikan ke Nelayan

Pesan utama yang ditekankan adalah kelengkapan alat keselamatan di atas kapal. Polisi meminta para nelayan untuk selalu membawa jaket pelampung atau life jacket serta perlengkapan darurat lainnya sebelum berlayar.

"Kami imbau bapak-bapak nelayan agar selalu membawa life jacket dan alat keselamatan lain seperti pelampung, agar dapat digunakan apabila terjadi keadaan darurat saat berlayar," kata Nanang.

Kehadiran aparat di tengah laut ini juga dimaksudkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sekaligus mencegah potensi kecelakaan di perairan.

Hasil Patroli dan Langkah Lanjutan

Setelah menyambangi nelayan, KP XXVII-2002 kembali bergerak menuju dermaga unit pada pukul 09.45 WIB dan tiba pukul 10.20 WIB. Kapal selanjutnya dinyatakan standby.

Selama kegiatan berlangsung, tidak ditemukan pelanggaran maupun gangguan kamtibmas. Kondisi cuaca di perairan Muara Dua saat itu dilaporkan cerah.

Ditpolairud Polda Bengkulu memastikan patroli perairan akan terus dilakukan secara rutin. Langkah ini menjadi upaya preventif untuk memberi rasa aman bagi nelayan dan masyarakat pesisir yang menggantungkan hidupnya dari laut.

Reporter: Alfian Batubara
Sumber: mediabengkulu.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top