BENGKULU — Hari kedua Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) FISIP Universitas Bengkulu berlangsung berbeda dari hari sebelumnya. Jika hari pertama diisi pemaparan materi, hari kedua ini menghadirkan simulasi interaktif yang melibatkan langsung pimpinan fakultas dan organisasi kemahasiswaan.
Dalam simulasi tersebut, Dekan FISIP UNIB, Prof. Dr. Drs. H. Sugeng Suharto, M.M., M.Si., didampingi jajaran pimpinan fakultas, menerima langsung aspirasi yang disampaikan oleh Gubernur Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FISIP UNIB, Novanza, bersama perwakilan Himpunan Mahasiswa (HIMA) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Proses penyampaian aspirasi berlangsung secara terstruktur dan profesional di hadapan ratusan mahasiswa baru.
Prof. Sugeng Suharto menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian fundamental dalam membangun komunikasi yang terbuka antara mahasiswa dan pimpinan fakultas. Menurutnya, mahasiswa baru harus belajar bahwa suara mereka berarti dan dihargai.
"Penyampaian aspirasi mahasiswa menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi yang terbuka antara mahasiswa dan pimpinan fakultas. Kami ingin mahasiswa baru belajar bahwa suara mereka berarti dan dihargai," ujarnya dalam sambutannya.
Guru Besar FISIP UNIB itu juga menekankan bahwa fakultas tidak akan maju tanpa partisipasi aktif dari mahasiswanya. Ia berharap simulasi ini mampu menanamkan jiwa kritis yang tetap santun dalam menyampaikan gagasan.
"Fakultas tidak akan maju tanpa partisipasi aktif dari mahasiswanya. Karena itu, mulai dari sekarang, tanamkan jiwa kritis namun tetap santun dalam menyampaikan gagasan," tambahnya.
Simulasi ini dirancang untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa baru dalam memahami mekanisme penyampaian aspirasi secara terstruktur. Kegiatan ini juga menjadi sarana melatih keberanian menyampaikan pendapat, kemampuan berkomunikasi, serta sikap bertanggung jawab dalam menyampaikan gagasan.
Novanza, Gubernur BEM FISIP UNIB, mengapresiasi antusiasme mahasiswa baru yang mengikuti jalannya simulasi dengan saksama. Ia berharap kegiatan ini menjadi bekal bagi mereka untuk aktif berkontribusi di lingkungan kampus.
"Kami berharap melalui simulasi ini, adik-adik mahasiswa baru tidak hanya mengenal kampus secara fisik, tetapi juga memahami bagaimana menjadi mahasiswa yang kritis dan solutif," tuturnya.
Kegiatan PKKMB hari kedua ini ditutup dengan yel-yel khas FISIP yang menggema di seluruh sudut aula. "Salam Solidaritas! FISIP BERES!" seru seluruh peserta dengan penuh semangat.
Simulasi ini menjadi penanda komitmen bersama untuk menjadikan FISIP UNIB sebagai kampus yang dinamis, demokratis, dan berintegritas. Melalui kegiatan ini, mahasiswa baru diharapkan tidak hanya mengenal kampus secara fisik, tetapi juga memahami peran mereka sebagai bagian dari sivitas akademika yang aktif dan solutif.