BENGKULU — Agenda apel pagi keliling yang digagas pimpinan Pemerintah Provinsi Bengkulu kembali menyasar Inspektorat Provinsi Bengkulu. Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, bertindak sebagai pembina apel pada Rabu (5/8), didampingi Asisten III Bidang Administrasi Umum Nandar Munadi dan Kepala BKD Provinsi Bengkulu Rusmayadi.
Kehadiran pimpinan di tengah jajaran Inspektorat bukan sekadar seremonial. Herwan menegaskan bahwa kegiatan ini adalah cara langsung untuk menyerap kondisi riil di lapangan, baik dari sisi kesiapan pegawai maupun sarana prasarana kantor.
Herwan menyebut, apel pagi yang digelar keliling ke berbagai OPD sudah menjadi komitmen rutin unsur pimpinan. Melalui momen ini, pimpinan bisa mendeteksi dini berbagai persoalan yang mungkin dihadapi pegawai di lingkungan kerjanya masing-masing.
“Kegiatan apel pagi di lingkungan OPD Pemerintah Provinsi Bengkulu ini sudah rutin kami laksanakan. Melalui kegiatan ini, unsur pimpinan dapat mengetahui secara langsung kondisi pegawai maupun kondisi kantor di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu,” ujarnya.
Usai rangkaian apel, perhatian Herwan tertuju pada aksi kemanusiaan yang diinisiasi jajaran Inspektorat. Gerakan donor darah yang digelar di hari yang sama mendapat apresiasi khusus dari Sekda Provinsi.
Apresiasi tersebut ditujukan kepada Pelaksana Tugas (Plt.) Inspektur Inspektorat Provinsi Bengkulu, R.A. Denni, beserta seluruh pegawai yang terlibat. Menurut Herwan, aksi berbagi darah ini memiliki dampak ganda yang besar bagi pendonor dan pasien yang membutuhkan transfusi.
“Kegiatan donor darah merupakan aksi kemanusiaan yang memberikan manfaat, baik bagi para pendonor maupun masyarakat yang membutuhkan transfusi darah,” jelas Herwan Antoni.
Lebih jauh, Herwan berharap kegiatan serupa tidak berhenti di Inspektorat saja. Ia mendorong agar semangat berbagi ini terus dihidupkan secara berkelanjutan di seluruh lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu.
“Saya berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk kepedulian sosial dan semangat gotong royong di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu,” pungkasnya.
Apel pagi yang digelar di halaman Inspektorat ini menjadi pengingat bahwa fungsi pengawasan internal daerah tidak hanya bekerja di atas kertas, tetapi juga hadir di tengah aksi sosial yang menyentuh masyarakat luas.