Rata-Rata Lama Sekolah di Bengkulu Selatan Capai 9,6 Tahun pada 2025, Tertinggi Kedua se-Provinsi

Penulis: Jonatan Nasution  •  Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:46:01 WIB
Rata-rata lama sekolah penduduk Kabupaten Bengkulu Selatan mencapai 9,6 tahun pada 2025, tertinggi kedua di Provinsi Bengkulu.

BENGKULU SELATAN — Angka tersebut setara dengan tingkat pendidikan hingga kelas 9 atau jenjang SMP. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), capaian ini juga masih lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional yang tercatat sebesar 9,07 tahun pada periode yang sama.

Sepanjang lima tahun terakhir, tren positif terus terlihat. Tercatat ada kenaikan 0,34 tahun atau sekitar 3,67 persen jika dibandingkan dengan posisi lima tahun lalu. Dibandingkan tahun sebelumnya, angka ini naik 0,18 tahun atau 1,91 persen dari 9,42 tahun pada 2024.

Posisi Bengkulu Selatan di Antara 10 Kabupaten/Kota

Dari total 10 kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu, hanya Kota Bengkulu yang berada di atas Bengkulu Selatan dengan rata-rata lama sekolah 11,95 tahun. Sementara itu, posisi terendah ditempati Kabupaten Bengkulu Tengah dengan angka 7,94 tahun.

Berikut lima besar daerah dengan rata-rata lama sekolah tertinggi di Provinsi Bengkulu pada 2025:

  • Kota Bengkulu: 11,95 tahun
  • Kabupaten Bengkulu Selatan: 9,6 tahun
  • Kabupaten Rejang Lebong: 9,05 tahun
  • Kabupaten Kaur: 8,71 tahun
  • Kabupaten Mukomuko: 8,65 tahun

Apa Arti Angka 9,6 Tahun bagi Warga?

Angka rata-rata lama sekolah menggambarkan lamanya penduduk usia 25 tahun ke atas menempuh pendidikan formal. Dengan capaian 9,6 tahun, rata-rata warga Bengkulu Selatan sudah menamatkan jenjang kelas 9, atau setara lulusan SMP/sederajat.

Angka ini menjadi salah satu indikator kunci dalam mengukur kualitas sumber daya manusia di daerah. Semakin tinggi angkanya, semakin panjang pula jenjang pendidikan yang ditempuh masyarakat secara kolektif.

Perbedaan signifikan antara daerah dengan capaian tertinggi dan terendah di provinsi ini mencapai 4,01 tahun. Kondisi itu menunjukkan disparitas akses pendidikan yang masih perlu menjadi perhatian pemerintah provinsi dalam pemerataan pembangunan manusia.

BPS merilis indikator ini sebagai bagian dari statistik kesejahteraan rakyat yang digunakan untuk mengevaluasi keberhasilan pembangunan pendidikan di tingkat daerah maupun nasional.

Reporter: Jonatan Nasution
Sumber: databoks.katadata.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top