BENGKULU — BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi kabut dan udara kabur yang bakal menyelimuti hampir seluruh wilayah Bengkulu pada Kamis, 31 Juli 2026. Kondisi ini perlu diwaspadai pengendara, terutama di jalur pegunungan Rejang Lebong dan Lebong yang rawan gangguan jarak pandang.
Dari sepuluh kabupaten/kota di Bengkulu, hanya Mukomuko yang berpotensi mengalami hujan ringan dengan kelembaban mencapai 99 persen. Wilayah lainnya, termasuk Kota Bengkulu, justru diprediksi cerah dengan suhu nyaman antara 24 hingga 31 derajat Celsius.
Fenomena udara kabur hingga kabut/asap diprediksi terjadi di Bengkulu Selatan, Rejang Lebong, Bengkulu Utara, Kaur, Seluma, Lebong, Kepahiang, dan Bengkulu Tengah. Kondisi ini umum terjadi saat musim pancaroba dan berpotensi menurunkan jarak pandang hingga di bawah normal.
Khusus untuk Seluma, Lebong, dan Kepahiang, BMKG mencatat kategori kabut/asap yang lebih pekat dibanding daerah lain. Pengendara diimbau menyalakan lampu utama dan menjaga kecepatan saat melintasi kawasan tersebut pada pagi hari.
Variasi suhu antarwilayah cukup signifikan. Kabupaten Lebong mencatat suhu terendah mencapai 18 derajat Celsius, menjadikannya daerah terdingin di Bengkulu pada Kamis besok. Sebaliknya, Bengkulu Tengah diprediksi menjadi wilayah terpanas dengan suhu mencapai 32 derajat Celsius.
Kelembaban udara di seluruh wilayah diperkirakan tinggi, berkisar antara 60 hingga 99 persen. Tingkat kelembaban tertinggi diprediksi terjadi di Mukomuko, sementara terendah di Kota Bengkulu dan Bengkulu Utara.
BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi kabut tebal di pagi hari, khususnya bagi nelayan dan pekerja yang beraktivitas di wilayah pesisir. Informasi prakiraan cuaca ini dapat diperbarui melalui kanal resmi BMKG mengingat kondisi atmosfer yang dinamis.