BENGKULU — Acara bertajuk “Pajak Kita, Untuk Bengkulu Maju Masyarakat Sejahtera” itu turut dihadiri Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Yudhi Sulistianto, Kajati Bengkulu Saiful Bahri Siregar, serta Kepala Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung Sigit Danang Joyo.
Dalam sambutannya, Sigit Danang Joyo menekankan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah merupakan kunci utama mendukung pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bengkulu.
“Mari bersama-sama mewujudkan budaya sadar dan patuh pajak demi Indonesia yang lebih kuat,” ujar Sigit di hadapan para wajib pajak dan pemangku kepentingan yang hadir.
Kepala Kanwil DJP tersebut menyoroti besarnya potensi ekonomi Bengkulu yang ditopang sektor pertanian, perkebunan kelapa sawit, kopi, karet, perikanan, pertambangan, hingga UMKM. Menurutnya, sektor-sektor itu menjadi tulang punggung perekonomian daerah.
“Tantangan kita saat ini bukan hanya menjaga pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan pertumbuhan tersebut berkualitas, inklusif, mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat daya saing daerah,” jelas Sigit.
Sekda Herwan Antoni menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Bengkulu mendukung penuh komitmen DJP dalam membangun budaya antikorupsi dan anti gratifikasi. Ia menegaskan pentingnya pelayanan yang bersih, profesional, dan berintegritas bagi penyelenggara negara.
“Kepercayaan masyarakat hanya dapat dibangun apabila seluruh penyelenggara negara menjalankan tugasnya secara profesional, akuntabel, transparan, dan berintegritas,” tegas Herwan.
Ia berharap Tax Gathering ini semakin memperkuat sinergi dan kolaborasi antara DJP dan pemerintah daerah. Targetnya, penerimaan pajak meningkat dan pembangunan di Provinsi Bengkulu bisa berjalan lebih cepat.