BENGKULU — Gubernur Bengkulu Helmi Hasan secara khusus mengingatkan bahwa pelaksanaan MPLS di tingkat SMA, SMK, dan SLB harus berfokus pada pembentukan karakter siswa sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan yang dinamis. Arahan ini disampaikan Helmi di Bengkulu, Jumat, saat menyikapi dimulainya tahun ajaran baru.
"Dalam MPLS, tugas kita bukan hanya mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi yang yang lebih utama adalah membentuk karakter," kata Gubernur Helmi Hasan.
Helmi menekankan MPLS harus menjadi ruang yang aman, nyaman, edukatif, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik baru. Menurut dia, segala bentuk perpeloncoan, kekerasan, maupun aktivitas yang tidak mendidik sudah tidak boleh lagi terjadi di lingkungan sekolah.
"Praktik perpeloncoan, kekerasan, maupun aktivitas yang tidak mendidik, tidak lagi memiliki tempat dalam pelaksanaan MPLS," tegasnya.
Gubernur juga menitipkan pesan kepada kepala sekolah, guru, dan kakak kelas agar menyambut peserta didik baru dengan kehangatan serta membimbing mereka dengan penuh kasih sayang selama mengikuti rangkaian MPLS.
Helmi menilai tantangan yang akan dihadapi generasi muda ke depan semakin dinamis. Oleh karena itu, sekolah perlu membentuk peserta didik yang kreatif, adaptif, mampu bekerja sama, serta melek teknologi tanpa kehilangan identitas budaya.
Beberapa hari pelaksanaan MPLS, kata dia, harus dimanfaatkan siswa untuk mengenali budaya sekolah, memahami sistem pembelajaran baru, bersosialisasi dengan teman dari berbagai latar belakang, serta menghormati guru dan kakak kelas.
Gubernur memberikan penekanan berbeda untuk masing-masing jenjang. Kepada siswa SMK, ia berpesan agar mengasah keterampilan sehingga siap menjadi motor penggerak perekonomian. Sementara siswa SMA diminta memperdalam sains dan literasi untuk membuka gerbang ilmu pengetahuan seluas-luasnya.
Helmi juga menyampaikan pesan khusus kepada peserta didik baru SLB. Ia menegaskan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi karena setiap anak memiliki keistimewaan dan potensi yang dapat menginspirasi banyak orang.
"Masa depan Provinsi Bengkulu berada di tangan generasi muda," ujar Helmi mengajak seluruh peserta didik baru belajar sungguh-sungguh, terus mengeksplorasi potensi diri, serta tetap rendah hati.