Normalisasi Sungai Afvoer Sepanjang 800 Meter di Desa Kesongo Bojonegoro Dimulai, TMMD ke-129 Perdalam Aliran ke Lamongan

Penulis: Monang Simanjuntak  •  Kamis, 16 Juli 2026 | 18:10:31 WIB
Normalisasi Sungai Afvoer sepanjang 800 meter di Desa Kesongo, Bojonegoro, mulai dikerjakan dalam program TMMD ke-129.

BOJONEGORO — Salah satu sasaran fisik program TMMD ke-129 yang berlangsung di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, adalah normalisasi sungai sepanjang 800 meter. Pekerjaan ini mulai direalisasikan sejak Selasa, 7 Juli 2026.

Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, menyatakan bahwa normalisasi dilakukan untuk meningkatkan kapasitas sungai. Langkah ini diharapkan membuat aliran air lebih lancar, terutama saat debit air meningkat pada musim hujan.

Pengerukan Sedimentasi untuk Jaga Fungsi Saluran Air

Selain memperdalam sungai, kegiatan ini juga mencakup pengerukan sedimentasi. Menurut Lettu Ckm Purnomo, langkah itu penting untuk menjaga fungsi sungai sebagai saluran utama pembuangan air.

Program TMMD ke-129 mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”. Kegiatan ini akan berlangsung hingga 13 Agustus 2026 dan menjadi wujud sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, serta masyarakat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur pedesaan.

Warga: Aliran Air Lancar, Genangan Berkurang

Sali (48), warga Dusun/Desa Kesongo, mengaku bersyukur karena usulan masyarakat akhirnya direalisasikan melalui program TMMD tahun ini. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Kesongo, yang telah menormalisasi kali ini. Harapan kami, sungai menjadi lebih dalam, sehingga aliran air semakin lancar,” ucapnya.

Menurut Sali, sungai yang lebih dalam dan bersih akan memberikan manfaat jangka panjang. Mulai dari memperlancar aliran air hingga mengurangi potensi genangan yang selama ini dikhawatirkan terjadi ketika hujan deras.

Proyek Infrastruktur yang Terhubung ke Lamongan

Normalisasi Sungai Afvoer di Desa Kesongo diharapkan memberikan dampak nyata bagi warga setempat sekaligus mendukung kelancaran sistem aliran sungai yang terhubung hingga ke wilayah Babat, Kabupaten Lamongan. Melalui kegiatan TMMD, berbagai pembangunan yang menjadi kebutuhan warga dapat diwujudkan secara gotong royong demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (**)

Reporter: Monang Simanjuntak
Sumber: mediabengkulu.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top