Dinsos Kota Bengkulu Ubah Haluan Penanganan Gepeng, Beri Pelatihan Teknisi Komputer Gratis Selama Tiga Bulan

Penulis: Parsaoran Hutapea  •  Kamis, 09 Juli 2026 | 00:16:31 WIB
Dinsos Kota Bengkulu menggelar pelatihan teknisi komputer gratis selama tiga bulan untuk masyarakat rentan.

BENGKULU — Perubahan pendekatan ini dilakukan Dinsos Kota Bengkulu untuk memberikan solusi jangka panjang bagi masyarakat rentan. Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu, Afrienita, mengatakan bahwa program ini bertujuan memutus rantai ketergantungan pada aktivitas mengemis.

"Kami ingin menghadirkan solusi nyata agar masyarakat rentan tidak lagi bergantung pada aktivitas mengemis di jalanan," ujar Afrienita.

Pelatihan Gratis dengan Bantuan Rintisan Usaha

Pelatihan ini digelar bekerja sama dengan Lembaga Kesejahteraan Sosial Ilmi. Selain keterampilan teknis memperbaiki dan merakit komputer, para peserta juga dibekali pengetahuan dasar kewirausahaan dan pengelolaan usaha.

Setelah program selesai, peserta tidak hanya dibiarkan begitu saja. Pemerintah Kota Bengkulu menyiapkan dukungan berupa rintisan usaha sebagai modal awal untuk mengembangkan usaha secara mandiri. Langkah ini diharapkan bisa menjadi jaring pengaman agar mereka tidak kembali ke jalanan.

Kendala di Lapangan: Banyak Gepeng Enggan Ikut Pelatihan

Meski program ditawarkan secara gratis, Dinsos Kota Bengkulu mengakui masih menghadapi tantangan besar. Afrienita mengungkapkan bahwa pihaknya telah berulang kali melakukan pendekatan persuasif kepada para pengemis, namun responsnya masih minim.

"Kami sudah berupaya melakukan pendekatan dan mengajak mereka untuk tidak lagi mengemis, tetapi mengikuti pelatihan gratis yang telah disiapkan pemerintah. Nantinya juga ada bantuan rintisan usaha. Namun, masih banyak yang belum berminat karena merasa sudah nyaman dengan penghasilan yang diperoleh dari mengemis," jelasnya.

Target: Mengurangi Jumlah Gepeng di Kota Bengkulu

Melalui program pemberdayaan ini, Pemerintah Kota Bengkulu berharap dapat meningkatkan taraf hidup para peserta. Pendekatan yang lebih humanis dan berkelanjutan ini diyakini lebih efektif dalam mengurangi jumlah gelandangan dan pengemis di ibu kota Provinsi Bengkulu.

Dengan bekal keterampilan teknisi komputer dan modal usaha, para peserta diharapkan mampu mandiri secara ekonomi dan tidak lagi bergantung pada belas kasihan orang lain di persimpangan jalan.

Reporter: Parsaoran Hutapea
Sumber: bengkuluekspress.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top