Pemkab Bengkulu Utara Hadirkan 5 Bintang Tamu di HUT ke-67, Kolaborasi Sponsor Jadi Solusi di Tengah Efisiensi Anggaran

Penulis: Ricki Manurung  •  Rabu, 08 Juli 2026 | 12:30:31 WIB
Panggung utama HUT ke-67 Bengkulu Utara di Alun-alun Rajo Malim Paduko siap menyambut ribuan pengunjung malam ini.

ARGA MAKMUR — Panggung utama di Alun-alun Rajo Malim Paduko, Arga Makmur, dipastikan ramai malam ini. Pemkab Bengkulu Utara menggandeng Suryo Group untuk menghadirkan lima bintang tamu dalam puncak HUT ke-67 daerah itu. Lima nama yang dijadwalkan tampil adalah Sadewok, Rina Aditama, Dike Sabrina, Hasan Aftershine, dan penyanyi timur, Silet Open Up.

Kolaborasi Swasta di Tengah Pemangkasan TKD

Bupati Arie Septia Adinata mengakui kondisi fiskal daerah sedang berat. Pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) dari pusat membuat banyak program hiburan terancam batal. Namun, kehadiran sponsor swasta seperti HS dari Suryo Group menjadi penopang utama.

“Di tengah efisiensi dan pemangkasan TKD, alhamdulillah Bengkulu Utara dua tahun ini dapat melaksanakan program hiburan,” ujar Arie dalam keterangannya.

Bukan Sekadar Hiburan, tapi Dorong UMKM

Pemkab Bengkulu Utara merancang rangkaian acara sejak sore hari agar tidak hanya menjadi seremoni. Pesta Kesenian Daerah dan hiburan dangdut lawas yang dipandu OM Lorenza juga digelar untuk menarik pengunjung ke area alun-alun.

“Ini komitmen Arie-Sumarno untuk meningkatkan UMKM dan ekonomi masyarakat melalui event dan program hiburan,” tambah Bupati.

Dengan ribuan warga yang diperkirakan hadir, para pedagang kecil di sekitar Alun-alun Rajo Malim Paduko diproyeksikan kebanjiran pembeli. Pola ini, menurut Pemkab, menjadi solusi cerdas agar pesta rakyat tidak membebani APBD namun tetap menggerakkan uang di tingkat kampung.

Panggung Rakyat Tanpa Beban Daerah

Seluruh biaya penampilan lima bintang tamu ditanggung sepenuhnya oleh sponsor. Pemkab hanya menyediakan lokasi dan mendukung perizinan acara. Model kolaborasi ini dinilai efektif untuk daerah dengan keterbatasan fiskal seperti Bengkulu Utara.

Masyarakat yang datang sejak sore hari bisa menikmati pertunjukan gratis tanpa dipungut biaya. Puncak acara diperkirakan berlangsung hingga larut malam dengan dominasi musik dangdut dan lawasan yang mengundang nostalgia.

Reporter: Ricki Manurung
Sumber: radarutara.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top