Pemdes Puding Salurkan Insentif Rp 200 Ribu untuk Enam Siswa Berprestasi, Program Jadi Agenda Tahunan

Penulis: Alfian Batubara  •  Senin, 29 Juni 2026 | 13:14:01 WIB
Enam siswa berprestasi di Desa Puding menerima insentif Rp 200 ribu dari Pemdes sebagai dukungan pendidikan.

BENGKULU SELATAN — Bantuan itu bukan sekadar uang saku tambahan. Kepala Desa Puding, Yayan, menyebut insentif ini adalah dorongan agar anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap semangat mengejar prestasi di tengah keterbatasan ekonomi.

“Meski nilainya tidak besar, kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sekolah. Harapannya, anak-anak semakin semangat belajar dan mampu meraih prestasi terbaik,” ujar Yayan, Senin (29/6/2026).

Enam Penerima dari Dua Jenjang Pendidikan

Pemerintah desa memastikan program ini tidak berjalan sekali lalu berhenti. Insentif bagi siswa berprestasi akan menjadi agenda rutin tahunan di Desa Puding. Keputusan itu diambil sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan di tingkat desa.

Keenam siswa yang menerima bantuan berasal dari jenjang SD dan SMP di wilayah Desa Puding. Meskipun nominalnya terbilang kecil, warga setempat menyambut positif program tersebut.

Bukan Sekadar Angka, Tapi Semangat Belajar

Yayan menegaskan bahwa kehadiran pemerintah desa dalam pendidikan anak-anak adalah kunci mencetak generasi yang lebih baik. Ia berharap program ini bisa memicu lahirnya generasi muda yang unggul dan berdaya saing.

“Pendidikan menjadi kunci utama untuk mencetak generasi yang lebih baik,” tegasnya.

Respons Warga: Bukti Kepedulian Nyata

Warga Desa Puding menilai program insentif ini sebagai bukti nyata bahwa pemerintah desa tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia. Mereka berharap program serupa bisa diperluas ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi di masa depan.

Pemerintah Desa Puding berharap, melalui insentif rutin ini, akan lahir generasi muda yang mampu membawa perubahan positif bagi desa dan daerah. Program ini menjadi salah satu upaya konkret mengatasi hambatan ekonomi yang kerap menghalangi anak-anak desa untuk melanjutkan pendidikan.

Reporter: Alfian Batubara
Sumber: mediabengkulu.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top