Tujuh Nyawa Melayang Akibat Kecelakaan Lalu Lintas di Rejang Lebong

Penulis: Alfian Batubara  •  Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:55:23 WIB
Petugas Satlantas Polres Rejang Lebong melakukan sosialisasi disiplin berlalu lintas di sekolah-sekolah.

REJANG LEBONG — Angka fatalitas jalan raya di Kabupaten Rejang Lebong menunjukkan tren yang patut diwaspadai dengan catatan tujuh korban jiwa hingga Mei. Satlantas Polres Rejang Lebong melaporkan setidaknya ada 44 laporan kecelakaan lalu lintas yang masuk sejak Januari.

Kondisi ini memicu respons cepat dari pihak kepolisian untuk memitigasi risiko di titik-titik rawan. Selain melakukan penindakan langsung, petugas di lapangan mulai mengintensifkan pendekatan edukatif kepada masyarakat pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat.

Fokus Sosialisasi ke Sekolah dan Penertiban Pengendara

Guna menekan angka kecelakaan dari hulu, Satlantas Polres Rejang Lebong kini menyasar institusi pendidikan. Sosialisasi ke sekolah-sekolah menjadi agenda rutin untuk menanamkan disiplin berlalu lintas sejak dini kepada para pelajar.

“Untuk menekan angka kecelakaan, kami dari Satuan Lalulintas telah melaksanakan berbagai upaya seperti menegur dan sosialisasi di sekolah-sekolah,” ujar Kasat Lantas Polres Rejang Lebong, Iptu. Arief Abdullah.

Langkah ini diambil mengingat tingginya mobilitas usia produktif di jalan raya. Selain edukasi, petugas juga memberikan teguran langsung kepada pengendara yang kedapatan melanggar aturan fisik maupun kelengkapan berkendara di lapangan.

Pentingnya Kepatuhan Rambu demi Keselamatan Jalan

Kepolisian menegaskan bahwa kepatuhan terhadap rambu-rambu bukan sekadar formalitas, melainkan instrumen utama keselamatan. Tingginya angka kecelakaan di Rejang Lebong seringkali berawal dari pengabaian aturan dasar saat berkendara.

Kasat Lantas Iptu. Arief Abdullah mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar selalu waspada dan tidak meremehkan rambu lalu lintas yang ada. Menurutnya, disiplin di jalan adalah cara paling efektif untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan yang merugikan nyawa maupun harta benda.

“Tingginya tingkat kecelakaan di Rejang Lebong, masyarakat diimbau agar berhati-hati saat berkendara,” pungkas Kasat Arief.

Reporter: Alfian Batubara
Sumber: rbtv.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top