BENGKULU UTARA — Wakil Bupati Bengkulu Utara, Sumarno, turun langsung meninjau proses penyemaian bibit sayuran di Green House milik Dinas Ketahanan Pangan (DKP), Selasa (19/5/2026). Dalam kunjungan itu, ia meminta jajarannya mempercepat sosialisasi ke masyarakat agar seluruh bantuan bisa terserap maksimal.
"Jangan sampai bibit yang sudah disiapkan ini tidak habis dibagikan dan akhirnya menjadi mubazir. Masyarakat harus segera diberitahu agar bantuan ini benar-benar dimanfaatkan," tegas Sumarno dalam keterangannya.
Jenis Bibit yang Disiapkan untuk Warga
Ribuan bibit yang disemaikan di green house DKP terdiri dari enam jenis sayuran. Dua di antaranya merupakan komoditas penyumbang inflasi tertinggi di Bengkulu Utara, yakni cabai dan tomat.
- Cabai merah
- Cabai rawit
- Cabai setan
- Tomat
- Terong ungu
- Terong hijau
Target Program: Kendalikan Inflasi Lewat Pekarangan Rumah
Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara mendorong warga memanfaatkan pekarangan rumah dan lahan tidur untuk ditanami sayuran kebutuhan sehari-hari. Langkah ini merupakan bagian dari gerakan keluarga mandiri pangan yang digagas pemkab.
Menurut Sumarno, ketergantungan masyarakat terhadap pasokan pasar selama ini menjadi salah satu pemicu fluktuasi harga. Jika setiap rumah tangga bisa memproduksi sendiri sebagian kebutuhan pangannya, tekanan terhadap harga komoditas di pasar bisa diredam.
"Gerakan mandiri pangan ini diharapkan mampu membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di daerah," ujarnya.
Distribusi Dimulai dalam 10 Hari
Bibit yang saat ini masih dalam tahap penyemaian diperkirakan siap disalurkan dalam waktu sekitar 10 hari ke depan. DKP diminta segera menyusun daftar penerima dan memastikan bantuan menyasar rumah tangga yang benar-benar membutuhkan.
Sumarno menekankan, sosialisasi yang cepat dan tepat menjadi kunci agar program ini berjalan efektif. Ia tidak ingin bantuan yang sudah dianggarkan justru tidak termanfaatkan karena warga tidak mendapat informasi.
Program pembagian bibit sayuran ini menjadi salah satu prioritas pemkab dalam menekan inflasi daerah sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat rumah tangga. Jika berjalan sesuai rencana, warga Bengkulu Utara bisa mulai memanen sayuran sendiri dalam beberapa pekan ke depan.