KOTA BENGKULU — Kegiatan yang berlangsung di Kantor Lurah Penurunan, Jalan Putri Gading Cempaka RT 18, Kecamatan Ratu Samban itu menjadi ajang komunikasi antara aparat keamanan dengan generasi muda yang tengah mengabdi. AIPTU Endang Saputra duduk bersama Ketua RT dan RW setempat untuk mendengar langsung rencana kerja para mahasiswa.
Sinergitas Tiga Pilar di Kelurahan Penurunan
Kehadiran Bhabinkamtibmas bukan sekadar seremonial. Dalam forum tersebut, ia menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas kepada mahasiswa dan perangkat lingkungan. Imbauan utamanya adalah agar setiap potensi gangguan keamanan segera dilaporkan.
“Segera hubungi kantor polisi terdekat, layanan call center 110, atau langsung kepada Bhabinkamtibmas apabila membutuhkan bantuan kepolisian,” demikian pesan yang ditekankan dalam pertemuan itu.
Membangun Komunikasi dari Tingkat RW
AIPTU Endang Saputra menegaskan bahwa kegiatan sambang dan Door to Door System (DDS) merupakan rutinitas untuk mempererat hubungan dengan warga. Kali ini, momen tersebut dimanfaatkan untuk berkoordinasi dengan mahasiswa KKN yang akan berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Pemaparan program kerja mahasiswa UINFAS menjadi titik awal kolaborasi. Dengan adanya koordinasi ini, diharapkan setiap kegiatan pengabdian masyarakat berjalan aman dan mendapat dukungan penuh dari aparat keamanan.
Peran Mahasiswa KKN dalam Jaga Kamtibmas
Mahasiswa KKN dinilai sebagai ujung tombak informasi di lapangan. Mereka yang tinggal di tengah warga selama beberapa pekan bisa menjadi mata dan telinga bagi kepolisian. Oleh karena itu, sinergitas ini dinilai krusial untuk menciptakan lingkungan yang kondusif.
Seluruh rangkaian kegiatan, menurut keterangan yang dihimpun, berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Tidak ada insiden yang mengganggu jalannya pemaparan program kerja.
Apa Tugas Bhabinkamtibmas di Tengah Masyarakat?
Bhabinkamtibmas atau Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat memiliki peran sebagai pengayom dan pelayan masyarakat di tingkat kelurahan. Kehadiran mereka dalam kegiatan seperti KKN menjadi bukti bahwa polisi tidak hanya hadir saat ada kejahatan, tetapi juga dalam proses pembinaan masyarakat.
Dengan pendekatan preventif seperti ini, diharapkan angka gangguan kamtibmas di Kelurahan Penurunan bisa ditekan. Warga pun merasa lebih aman karena aparat hadir langsung di tengah mereka.
Pewarta: Tim Redaksi