Pencarian

Balai Bahasa Bengkulu Gelar PKBI Perdana 2026 untuk 50 Guru dan Tendik

Senin, 11 Mei 2026 • 14:55:56 WIB
Balai Bahasa Bengkulu Gelar PKBI Perdana 2026 untuk 50 Guru dan Tendik
Peserta PKBI Perdana 2026 mengikuti pelatihan peningkatan kemahiran berbahasa Indonesia di Bengkulu Selatan.

MANNA — Balai Bahasa Provinsi Bengkulu memulai rangkaian program tahun anggaran 2026 dengan menyasar para pendidik di Kabupaten Bengkulu Selatan. Melalui kegiatan Peningkatan Kemahiran Berbahasa Indonesia (PKBI), sebanyak 25 guru dan 25 tenaga kependidikan dari 25 sekolah kategori Asesmen Nasional (AN) Literasi K-1 dan K-2 mendapat pelatihan intensif.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkulu Selatan, Lusi Wijaya, M.Pd., membuka acara tersebut. Ia menekankan peran guru sebagai teladan kebahasaan dan kunci efektivitas transfer ilmu pengetahuan di kelas.

"Kami mengapresiasi upaya Balai Bahasa Provinsi Bengkulu dalam memfasilitasi guru-guru kita. Kegiatan ini berdampak positif, terutama dalam meningkatkan efektivitas komunikasi pembelajaran antara guru dan siswa di sekolah," ujar Lusi Wijaya.

Materi Pelatihan: dari Ejaan hingga Pilihan Kata

Untuk memastikan kualitas pelatihan, Balai Bahasa Provinsi Bengkulu menghadirkan jajaran Widyabasa ahli. Hellen Astria, M.Pd. (Widyabasa Ahli Muda) membuka sesi dengan materi Ejaan dan Kalimat dalam Bahasa Indonesia, menyasar kekeliruan struktural dalam penulisan dokumen resmi sekolah.

Resy Novalia, M.Pd. (Widyabasa Ahli Pertama) membedah teknik penyusunan paragraf yang kohesif dan koheren. Sesi terakhir diisi Melda Herlita, S.Pd. (Widyabasa Ahli Pertama) yang memaparkan Bentuk dan Pilihan Kata (Diksi) agar pendidik mampu memilih kata tepat sesuai konteks komunikasi.

Bukan Sekadar Pelatihan Sekali Temu

Program PKBI bersifat berkelanjutan. Setelah pemaparan materi, peserta menjalani tahap pendampingan intensif. Sebagai tolok ukur, mereka mengikuti tes akhir untuk membandingkan tingkat kemahiran sebelum dan sesudah pelatihan.

Seluruh peserta mendapat fasilitas gratis mengikuti Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif. Program ini merupakan bagian dari upaya sistematis Balai Bahasa Provinsi Bengkulu, di bawah Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, untuk menciptakan ekosistem literasi berkualitas di sekolah-sekolah Bengkulu Selatan.

Bagikan
Sumber: beritamerdekaonline.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks