Karya Bakti TNI Skala Besar di Bengkulu Mulai Oktober 2026, 580 Titik Fisik dan 1.459 Penerima Manfaat Sosial Disiapkan

Penulis: Parsaoran Hutapea  •  Sabtu, 26 September 2026 | 05:01:32 WIB
Rapat koordinasi Karya Bakti TNI di Provinsi Bengkulu digelar melalui Zoom Meeting.

REJANG LEBONG — Dari 580 titik sasaran fisik, pekerjaan terbanyak berupa pembangunan sumur bor dan jembatan. Rinciannya mencakup 227 sumur bor, 120 rumah tidak layak huni (RTLH), rehabilitasi 52 sekolah, pembangunan 61 MCK, rehabilitasi 40 rumah ibadah, 13 rehabilitasi jalan, 62 jembatan, satu pipanisasi, satu rehabilitasi panti asuhan, serta tiga unit Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH).

Kegiatan nonfisik disiapkan untuk 1.459 penerima manfaat. Cakupannya meliputi operasi katarak bagi 49 orang, donor darah 1.200 orang, khitanan 180 orang, dan penanganan 30 kasus bibir sumbing. Ada pula pembagian kacamata, pelayanan akta kelahiran, nikah massal, serta penanaman 18.000 pohon dengan dukungan Bappenas.

Anggaran Rp128,67 Miliar, Jembatan Jadi Pos Terbesar

Kebutuhan anggaran seluruh rangkaian kegiatan diperkirakan mencapai Rp128,67 miliar. Dana bersumber dari Mabes TNI AD, pemerintah daerah, dan dukungan CSR perusahaan.

Alokasi terbesar mengalir ke pembangunan jembatan senilai Rp38,37 miliar. Menyusul sumur bor Rp23,47 miliar, rehabilitasi sekolah Rp22,36 miliar, rehabilitasi rumah ibadah Rp12 miliar, rehabilitasi jalan Rp10,55 miliar, dan RTLH Rp4,6 miliar.

Rejang Lebong Petakan Sasaran Nonfisik Lebih Dulu

Dandim 0409/Rejang Lebong Letkol Inf Agung Lewis Oktorada menyebut pihaknya sudah menyiapkan sejumlah sasaran nonfisik. Cakupannya operasi katarak untuk 12 orang, donor darah 200 orang, khitanan 30 orang, penanganan lima kasus bibir sumbing, serta penanaman 300 bibit pohon.

Untuk sasaran fisik di wilayah Rejang Lebong, Kodim 0409 masih menunggu hasil pembahasan dengan pemerintah daerah. "Untuk sasaran fisik masih kita susun bersama Pemda. Penentuan titik kegiatan nantinya akan disesuaikan dengan kebutuhan di wilayah," ujar Dandim.

Pemprov Bengkulu Cari Sumber Dana di Luar APBD

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyatakan Pemprov Bengkulu siap mendukung program tersebut. Dukungan juga akan diupayakan melalui sumber pendanaan lain di luar APBD.

"Bedah rumah akan didukung Baznas. Selain anggaran Pemprov, kita juga akan berupaya memanfaatkan dana CSR perusahaan di Bengkulu," kata Helmi.

Rapat koordinasi yang digelar melalui Zoom Meeting itu diikuti jajaran TNI, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu. Plt Bupati Rejang Lebong Dr. H. Hendri, S.STP., M.Si mengikuti rapat dari tempat terpisah, sedangkan Sekda Rejang Lebong Iwan Sumantri Badar, SE., MM hadir bersama sejumlah kepala OPD terkait.

Turut hadir dalam rapat Dandim 0409/Rejang Lebong Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Zakaria Effendi, Staf Ahli Bupati Taman, Plt Kepala Dinas PUPR Luhur Budi Santoso, Kepala Dinas Kesehatan drg. Asep Setia Budiman, serta perwakilan Kesbangpol.

Panglima Kopassus menegaskan program ini merupakan bentuk sinergi antara TNI dan pemerintah daerah. "Total sasaran fisik ada 580 titik yang tersebar di seluruh Provinsi Bengkulu. Ini wujud sinergi TNI dengan pemerintah daerah untuk masyarakat," papar Djon Afriandi.

Seluruh rangkaian kegiatan dijadwalkan mulai pekan kedua Oktober 2026 dan berakhir 1 Desember 2026.

Reporter: Parsaoran Hutapea
Sumber: gobengkulu.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top