BENGKULU — Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) resmi mengusulkan 300 unit rumah untuk mendapatkan bantuan program bedah rumah pada tahun 2026. Program ini merupakan bagian dari Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang digulirkan pemerintah pusat.
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Bengkulu, Tony Harisman, menyatakan bahwa bantuan tersebut diprioritaskan bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang masih tinggal di hunian tidak layak.
“Kami mengusulkan sebanyak 300 unit rumah untuk program BSPS tahun 2026. Namun untuk jumlah yang nantinya disetujui, saat ini masih menunggu petunjuk dan keputusan dari pemerintah pusat,” ujar Tony Harisman.
Tony menjelaskan, rumah yang menjadi sasaran program ini memiliki sejumlah indikator kelayakan yang jelas. Beberapa di antaranya adalah kondisi lantai yang masih berupa tanah, dinding terbuat dari papan, serta kondisi bangunan secara keseluruhan yang dinilai tidak memenuhi standar hunian layak.
Program BSPS sendiri merupakan salah satu instrumen pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang lebih sehat, aman, dan nyaman.
Pemerintah Kota Bengkulu optimistis usulan sebanyak 300 unit rumah tersebut dapat disetujui dan direalisasikan. Harapannya, semakin banyak warga kurang mampu yang terbantu untuk memiliki hunian layak pada tahun 2026.
Hingga saat ini, pihak Dinas Perkim masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat terkait kuota yang akan diberikan untuk Kota Bengkulu.